Posted by: abusyakirin | 9 Ogos 2010

Rosak Akidah kerana Mahaguru

Seorang sahabat bertanyakan kepada saya tentang ketidak wajaran anak Gayong menggunakan gelaran MAHAGURU pada Arwah Dato Meor Abd Rahman b Daeng Uda Mohd Hashim (ADMAR).

Beliau mendakwa seolah-olah akan rosak akidah anak Gayong kerana menggunakan gelaran itu kepada manusia…

ROSAK AKIDAH..

Sebenarnya Anak Gayong semasa upacara perlimau tapak sebagai syarat penerimaan sebagai anak Gayong kita telah diterapkan dengan pemahamam Akidah yang mantap dimana Anak Gayong akan disuruh menbaca surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas dan al-Lahab. Kenapa Surah ini dipilih…

Al-Fatihah

Surat Al Faatihah (Pembukaan) yang diturunkan di Mekah dan terdiri dari 7 ayat adalah surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surat-surat yang ada dalam Al Quran dan termasuk golongan surat Makkiyyah. Surat ini disebut Al Faatihah (Pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Quran. Dinamakan Ummul Quran (induk Al Quran) atau Ummul Kitaab (induk Al Kitaab) karena dia merupakan induk dari semua isi Al Quran, dan karena itu diwajibkan membacanya pada tiap-tiap sembahyang.
Dinamakan pula As Sab’ul matsaany (tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam sembahyang.

Surat ini mengandung beberapa unsur pokok yang mencerminkan seluruh isi Al Quran, yaitu :

1. Keimanan:
Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa terdapat dalam ayat 2, dimana dinyatakan dengan tegas bahwa segala puji dan ucapan syukur atas suatu nikmat itu bagi Allah, karena Allah adalah Pencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat dalam alam ini. Diantara nikmat itu ialah : nikmat menciptakan, nikmat mendidik dan menumbuhkan, sebab kata Rab dalam kalimat Rabbul-‘aalamiin tidak hanya berarti Tuhan atau Penguasa, tetapi juga mengandung arti tarbiyah yaitu mendidik dan menumbuhkan. Hal ini menunjukkan bahwa segala nikmat yang dilihat oleh seseorang dalam dirinya sendiri dan dalam segala alam ini bersumber dari Allah, karena Tuhan-lah Yang Maha Berkuasa di alam ini. Pendidikan, penjagaan dan Penumbuahn oleh Allah di alam ini haruslah diperhatikan dan dipikirkan oleh manusia sedalam-dalamnya, sehingga menjadi sumber pelbagai macam ilmu pengetahuan yang dapat menambah keyakinan manusia kepada keagungan dan kemuliaan Allah, serta berguna bagi masyarakat. Oleh karena keimanan (ketauhidan) itu merupakan masalah yang pokok, maka didalam surat Al Faatihah tidak cukup dinyatakan dengan isyarat saja, tetapi ditegaskan dan dilengkapi oleh ayat 5, yaitu : Iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’iin (hanya Engkau-lah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan). Janji memberi pahala terhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk.

Yang dimaksud dengan Yang Menguasai Hari Pembalasan ialah pada hari itu Allah-lah yang berkuasa, segala sesuatu tunduk kepada kebesaran-Nya sambil mengharap nikmat dan takut kepada siksaan-Nya. Hal ini mengandung arti janji untuk memberi pahala terhadap perbuatan yang baik dan ancaman terhadap perbuatan yang buruk. Ibadat yang terdapat pada ayat 5 semata-mata ditujukan kepada Allah.

2. Hukum-hukum:
Jalan kebahagiaan dan bagaimana seharusnya menempuh jalan itu untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Maksud “Hidayah” disini ialah hidayah yang menjadi sebab dapatnya keselamatan, kebahagiaan dunia dan akhirat, baik yang mengenai kepercayaan maupun akhlak, hukum-hukum dan pelajaran.

3. Kisah-kisah:
Kisah para Nabi dan kisah orang-orang dahulu yang menentang Allah. Sebahagian besar dari ayat-ayat Al Quran memuat kisah-kisah para Nabi dan kisah orang-orang dahulu yang menentang. Yang dimaksud dengan orang yang diberi nikmat dalam ayat ini, ialah para Nabi, para shiddieqiin (orang-orang yang sungguh-sungguh beriman), syuhadaa’ (orang-orang yang mati syahid), shaalihiin (orang-orang yang saleh). Orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang sesat, ialah golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Al Lahab

Surah ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Fath. Nama Al Lahab diambil dari kata Al Lahab yang terdapat pada ayat ketiga surat ini yang artinya gejolak api. Surah ini juga dikenali sebagai al-Masad

Pokok-pokok isinya:
Cerita Abu Lahab dan isterinya yang menentang Rasul s.a.w. Keduanya akan celaka dan masuk neraka. Harta Abu Lahab, tak berguna untuk keselamatannya demikian pula segala usaha-usahanya.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa suatu ketika Rasulullah saw. naik ke Bukit Shafa sambil berseru: “Mari berkumpul pada pagi hari ini!” Maka berkumpullah kaum Quraisy. Rasulullah bersabda: “Bagaimana pendapat kalian, seandainya aku beritahu bahwa musuh akan datang besok pagi atau petang, apakah kalian percaya kepadaku?” Kaum Quraisy menjawab: “Pasti kami percaya.” Rasulullah bersabda: “Aku peringatkan kalian bahwa siksa Allah yang dahsyat akan datang.” Berkata Abu Lahab: “Celaka engkau! Apakah hanya untuk ini, engkau kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat ini (S.111:1-5) berkenaan dengan peristiwa yang melukiskan bahwa kecelakaan itu akan terkena kepada orang yang memfitnah dan menghalang-halangi agama Allah.


Responses

  1. anak-anak gayong,kenangkan kembali:

    “sebelum kita buka gelanggang
    kita baca al fatihah sekali
    qulhuallah 11 kali
    dan
    selawat 3 kali
    jika ada berkat dan pahalanya
    kita fidyahkan kepada
    junjungan besar kita nabi muhammad s.a.w
    sahabat yang empat
    wali-wali allah,wali-wali ghaib
    kepada keturunan keluarga dato MAHAGURU gayong kita yang beriman
    kita mohon kepada allah agar menjaga dan mengawal permainan kita dari sebarang gangguan
    iblis,jin,syaitan dan dari sifat riak dan takabur
    serta di jauhkan dari sebarang kecederaan…”

    itulah dakwah islam di dalam silat kita
    barangkali sudah kurang jurulatih/gurulatih yg membacakan patah perkataan ini kepada anak-anak didik gayongnya.

    kalaulah perkataan MAHAGURU tidak boleh dipanggil kepada ADMAR atau guru lain,
    apa pula alasan kita bila ada manusia memberi gelaran kepada orang
    dengan ARIFIBILLAH,AULIYAFILLAH,HIDAYATUFILLAH
    dan sebagainya.
    *terima kasih buat tuan blog kerana update blog.

  2. terima kasih cikgu… info yg amat bermakna bg sy..
    keterangan yg jelas dan bermakna… huhu~

  3. Mahaguru itu hanyalah istilah sahaja bermaksud guru tertinggi di antara guru – guru lain. kalau di Indonesia kalimat ini sudah tidak digunakan lagi sebaliknya ditukar ganti dengan Guru Besar.

    Teringat saya surat Sultan Kelantan kepada Syeikh Daud al-Fatani berkenaan istilah “sembahyang”. Menurut Seri Sultan kebimbangan baginda dengan istilah yang digunapakai yang merujuk kepada ibadah Solat sedangkan sembahyang itu bermaksud sembah sang Hyang. Tetapi Syeikh Daud menjawab bahawa pengunaan istilah sembahyang yang merujuk kepada ibadah solat itu boleh kerana sesuai dengan kebiasaan (uruf) masyarakat melayu ketika itu.

    Mengambil pengikhtibaran ini, istilah Mahaguru bagi masyarakat Melayu sudah sebati bermaksud guru segala guru. Ia tidak membawa maksud pendewaan atau pengkultusan masyarakat silat pada guru tersebut, cuma tanda hormat kita kepada guru yang mempunyai bilangan ramai anak muridnya yang bertaraf guru juga.

    W/a

  4. kemah molek abe wan kancil

  5. Assalamualaikum….
    Mohon pihak admin mengizinkan saya untuk menyalin dan menyiarkan di laman blog rasmi Pusaka Gayong Pulau Pinang….

    Panglima Hitam

    • silakan..apa jua artikel di blog ini

  6. alhamdulillah….terima kaseh,
    semoga ilmu yg berguna ini dapat kita kongsikan bersama2 anak2 Gayong dan orang2 yang cetek pengetahuannya seperti saya,,,
    salam ramadhan….salam ukhwah fillah

    • Alhamdulillah..jgn begitu..saya juga masih mentah, banyak yg perlu saya pelajari..insya Allah ada masa kita boleh berjumpa. Raya ni saya beraya di Kedah..mungkin boleh berjumpa di rumah Pak Ndak nanti..saudar boleh berhubung dengan ustaz Mursyid untuk mengetahui lebih lanjut tentang saya ni..

  7. alhamdulillah,,smua sdah trjawap…


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Kategori

%d bloggers like this: